Jumat, 29 November 2013

Nah!



Namun sayangnya, akar semangat yang telah lama tumbuh di sini bukan akar sembarang akar. Aku bukan siswa yang harus patuh dan mengorbankan indahnya masa depan. Aku bukan siswa yang seketika menjadi kerdil jika menatap beratnya persaingan. Semangatku yang telah mengakar sanggup menjadikanku balon yang berani terbang jauh. Iya kesana, ke tempat tempat impian yang jaraknya pun akal sehat tak mampu memperkirakan. Aku mampu untuk menjadi hebat.  Bukankah Tuhan punya janji-janji masa depan yang baik untuk semua hambaNya? Dan aku, masih dan akan selalu percaya janji itu, sungguh. 



(cuplikan paragraf terakhir cerpen untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia. Berjudul 'Balon')

1 komentar:

 
catatanku-amelia Blogger Template by Ipietoon Blogger Template